My Family

My Family
Palembang, Mei 2013

Jumat, 23 April 2010

Penderita Kusta di Jakarta Meningkat Setiap Tahun

Sumber: Republika, Jumat, 23 April 2010


Jumlah penderita kusta di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) terus mengalami peningkatan. Surveilans Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jaksel mencatat, peningkatan penyakit kusta sejak tahun 2007 sampai 2009 cukup signifikan.

Surveilans Sudin Kesehatan Jaksel merinci, pada tahun 2007 terdapat sebanyak 102 kasus penderita kusta di wilayah Jaksel. Jumlah ini meningkat menjadi 114 kasus di tahun 2008 dan naik lagi menjadi 126 kasus di sepanjang tahun 2009.

Sudin Kesehatan Jaksel mencatat, peningkatan penderita kusta terdapat di beberapa kecamatan. Di antaranya yakni kecamatan Tebet, Pasar Minggu, dan Cilandak. Puskesmas Kecamatan Tebet pada 2008 mencatat 12 orang penderita kusta di daerah tersebut. Di tahun 2009 jumlah ini meningkat jadi 18 orang penderita kusta.

Sedangkan Puskesmas dua wilayah lainya yakni Pasar Minggu dan Cilandak pada 2008 tidak mencatat adanya penderita kusta sama sekali di wilayah tersebut, tetapi pada 2009 dua puskesmas ini mencatat sebanyak lima kasus kusta untuk Kecamatan Pasar Minggu dan dua kasus di Kecamatan Cilandak.

Peningkatan juga terlihat pada kurva penderita kusta di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati. Pada 2008 RSUP Fatmawati mencatat sebanyak 60 penderita kusta yang berdomisili di wilayah Jaksel, jumlah ini meningkat cukup tinggi menjadi 76 kasus di tahun 2009. Fakta peningkatan ini cukup menghawatirkan warga. Pasalnya, kusta termasuk jenis penyakit inveksi yang disebabkan oleh sejenis bakteri.

Menurut wakil supervisor Kusta dan Tberkulosis (TB) Sudin Kesehatan Jaksel, Sri Gunarti, meskipun tidak memiliki kecendrungan menular yang mudah seperti TB yang bisa saja melalui liur dan rangsangan sentuhan fisik, namun penyakit kusta pada dasarnya penyakit infeksi oleh bakteri yang juga dapat menular seperti TB.

Penyakit kusta, kata Sri, dapat menular melalui udara dan hubungan atau kontak tubuh secara terus menerus. Bila ada anggota keluarga menderita kusta, anggota keluarga yang lainya juga rentan tertular penyakit ini. ''arena itu anggota keluarga yang terserang kusta sebaiknya dipisahkan dari anggota keluarga lain agar tidak tertular,'' ujarnya, Jumat (23/4).

Salah satu langkah yang diambil Sudin Kesehatan Jaksel untuk meminimalisasi penambahan penyakit ini salah satunya yakni dengan memberikan pembekalan mengenai kusta kepada puskesmas-puskesmas di Jaksel. ''Dengan sosialisasi ini, diharapkan puskesmas mampu memberikan penanganan yang tepat pada para penderita kusta, baik yang masih berupa gejala maupun yang sudah positif terinfeksi kusta,'' tegasnya.

8 Cara Alami Menyembuhkan Impotensi


Oleh: Merry Wahyuningsih - DetikHealth

Banyak cara yang dilakukan untuk mengatasi disfungsi ereksi (impotensi) yakni ketidakmampuan pria mendapatkan dan mempertahan ereksi saat berhubungan seksual. Cara yang bisa dilakukan dengan pengobatan alami.

Andrew McCullough, MD, profesor urologi klinis di Universitas New York Langone Medical Center di New York City, seperti dilansir dari WebMD, Kamis (22/4/2010) mengatakan harus dipastikan terlebih dahulu tidak ada kondisi medis lain yang perlu dikhawatirkan sehingga pengobatan alami itu bisa dilakukan.

Disfungsi ereksi disebabkan oleh aterosklerosis (gangguan pembuluh arteri), penyakit ginjal, penyakit pembuluh darah, penyakit syaraf, diabetes, obat-obatan tertentu, luka bedah dan masalah psikologis.

Pengobatan alami itu disarankan dilakukan dengan konsultasi dokter karena dapat sangat membahayakan.

"Jika Anda mengalami disfungi ereksi, hal pertama yang Anda butuhkan adalah diagnosis," kata pakar impotensi Steven Lamm, MD, seorang ahli penyakit dalam di New York City dan pengarang buku The Hardness Factor (Harper Collins).

Menurutnya, pria dengan disfungsi ereksi parah mungkin membutuhkan resep obat seperti Levitra (vardenafil), Cialis (tadalafil) dan Viagra.

Namun, pria dengan disfungsi seksual ringan seringkali melakukan pengobatan sendiri dengan menggunakan obat-obatan alami. Berikut beberapa obat alami yang paling populer:

1. Akupuntur

Meskipun akupuntur telah digunakan untuk mengobati masalah seksual pria selama berabad-abad, tapi bukti ilmiah yang mendukung penggunaannya untuk disfungsi ereksi masih samar-samar.

2. Arginin

Asam amino L-arginin, yang terbentuk secara alami dalam makanan, dapat meningkatkan produksi nitrat oksida tubuh, yaitu senyawa yang memfasilitasi ereksi dengan dilatasi pembuluh darah ke penis. Namun, menurut Geo Espinosa, ND, direktur Pusat Urologi Integratif di NYU Langone Medical Center, penggunaan L-arginin harus diawasi, karena L-arginin dapat berinteraksi dengan beberapa obat.

3. DHEA

Testosteron penting bagi libido yang sehat dan fungsi seksual normal. Penderita disfungsi ereksi dikenal memiliki testosteron rendah, sehingga dibutuhkan terapi testosteron untuk meningkatnya.

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan suplemen yang mengandung DHEA, yaitu hormon yang diubah tubuh menjadi testosteron dan estrogen, dapat membantu meringankan beberapa kasus disfungsi ereksi.

4. Ginseng

Ginseng merah Korea telah lama digunakan untuk merangsang fungsi seksual pria, tetapi masih sedikit penelitian yang berusaha secara sistematis untuk mengkonfirmasi manfaatnya. Namun para ahli menyarankan, apabila Anda akan mengonsumsi ginseng, sebaiknya konsultasikan dengan dokter karena ginseng dapat berinteraksi dengan obat dan menyebabkan reaksi alergi.

5. Jus buah delima
Minum jus delima yang kaya antioksidan telah terbukti memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk mengurangi risiko penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Tapi apakah jus delima bisa mengatasi disfungsi seksual? Belum ada bukti yang kuat tentang efektivitasnya mengatasi hal tersebut. Tetapi jika pun memang tidak ada, setidaknya dengan minum jus delima dapat menyehatkan tubuh.

6. Yohimbe
Sebelum ada Viagra dan obat-obatan resep lainnya, kadang-kadang dokter memberikan resep turunan dari ramuan yohimbe (hidroklorida yohimbine) pada pasien dengan disfungsi ereksi. Tetapi menurut para ahli, obat ini tidaklah efektif, dan dapat menyebabkan jitteriness (sindrom kecemasan) dan masalah lainnya.

Terlebih lagi, bukti-bukti menunjukkan yohimbe terkait dengan hipertensi, gelisah, sakit kepala dan masalah kesehatan lainnya.

7. Tanduk kambing rumput liar

Tanduk kambing rumput liar konon telah menjadi pengobatan untuk disfungsi ereksi selama bertahun-tahun. Peneliti Italia menemukan bahwa senyawa utama dalam tanduk kambing rumput liar, yang disebut icariin, bereaksi dengan cara yang sama seperti obat-obatan Viagra.

8. Ginkgo biloba
Selain sebagai pengobatan penurunan kognitif, ginkgo juga telah digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi, khususnya yang disebabkan oleh penggunaan obat antidepresan tertentu.

Tetapi bukti tersebut tidak sangat meyakinkan. Satu studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sex and Marital Therapy menemukan bahwa ginkgo tidak bekerja untuk disfungsi ereksi.

Namun, setiap perawatan dan pengobatan disfungsi ereksi yang dilakukan, para ahli mengatakan yang terpenting adalah makan makanan yang sehat dan hindari merokok serta alkohol. Selain itu, sikap bisa menerima pasangan masing-masing sangatlah dibutuhkan untuk meringankan beban si penderita disfungsi seksual.

Selasa, 20 April 2010

TBC Pada Anak Tidak Menular


Oleh: Merry Wahyuningsih [DetikHealth]

Tuberkulosis (TB atau TBC) adalah penyakit serius yang gampang menular secara langsung melalui udara. Anak-anak dengan kekebalan tubuh buruk paling rentan tertular dari orang dewasa yang positif TB. Tapi TB tidak menular antara sesama anak.

TB pada anak memang berbeda dengan TB pada orang dewasa. TB pada anak menginfeksi primer di parenkim paru yang tidak menyebabkan refleks batuk, sehingga jarang ditemukan gejala khas TB seperti batuk berdahak. Pada parenkim paru ini juga kuman cenderung lebih sedikit, maka TB tidak menular antara sesama anak.

"TB sangat mudah menular dari orangtua ke anak, tapi TB tidak menular dari anak ke anak," ujar Dr Tjatur Kuat Sagoro, Sp.A, dokter spesialis anak RSUP Persahabatan, dalam acara Talkshow "Cegah Tuberkulosis Kebal Obat" di RSUP Persahabatan, Jakarta, Selasa (20/4/2010).

Gejala TB pada anak lebih susah didiagnosis karena bukan merupakan gejala khas TB.
Pada anak jarang ditemukan gejala batuk berdahak seperti yang diderita pada orang dewasa. Dan seringkali terjadi salah diagnosa, karena gejala yang dialami bisa juga merupakan gejala penyakit lain.

TB pada anak bisa ditandai dengan gejala-gejala seperti berikut:

1. Demam lama atau berulang, tapi tidak terlalu tinggi

2. Tidak ada nafsu makan (anoreksia)

3. Berat badan tidak naik-naik

4. Malnutrisi atau gangguan gizi

5. Multi L (lemah, letih, lesu, lelah, lemas letoy, loyo, lambat)

6. Batuk lama atau berulang, tetapi tidak berdahak (tapi seringkali ini merupakan gejala asma)

7. Diare berulang


Diagnosis TB pada anak tidak bisa dilakukan dengan uji dahak (sputum test), karena memang jarang pasien TB anak mengalami batuk berdahak. Selain itu, foto roentgen pada anak juga tidak bisa memberikan diagnosa yang tepat. Maka diperlukan uji Tuberkulin atau uji Mantoux.

Uji Tuberkulin dilakukan dengan menyuntikkan tuberkulin PPD intrakutan di volar lengan bawah. Reaksi obat dapat dilihat 48 sampai 72 jam setelah penyuntikan. Uji Tuberkulin positif menunjukkan adanya infeksi TB.

Untuk pengobatan TB pada anak menggunakan tiga macam obat, yaitu INH, Rifampicin dan Pirazinamide. Pemberian obat INH dan Rifampicin selama dua bulan, dan Pirazinamide selama empat bulan, sehingga minimal pemberian obat sama dengan orang dewasa, yaitu enam bulan.

Dr Tjatur juga menegaskan, ketika seorang anak sudah menderita TB aktif, maka seluruh anggota keluarga dan orang dewasa lain yang kontak dekat dengan si anak harus diperiksa untuk mencari sumber penularan dan segera diobati, agar rantai penularan dapat dihentikan sedini mungkin.

ANAK SD KURANG BUGAR


Sumber: Republika, Senin 19 April 2010

Kebugaran jasmani siswa sekolah dasar di Yogyakarta sangat memprihatinkan. Padahal kebugaran jasmani akan berkorelasi positif terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh seseorang.

Berdasarkan survei yang dilakukan Prof Dr Suhardjana, guru besar baru bidang Ilmu Kesehatan OLahraga di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), diketahui bahwa 62,4 persen siswa SD status kebugaran jasmaninya kurang baik.
Status gizinya 19,6 persen gemuk dan gizi kurang ada 39,2 persen dan yang normal hanya 41,28 persen. Hal yang sama juga terjadi di Bali dari jumlah seluruh siswa SD di Propinsi tersebut diketahui 59,7 persen siswanya memiliki status kebugaran jasmani di bawah rata-rata.

"Penelitian yang sama juga pernah dilakukan Pusat Kualitas Jasmani Depdiknas tahun 2006 yang menunjukan bahwa hanya 6 persen dari seluruh siswa SD di Indonesia memiliki status kebugaran jasmani baik, 48 persen diantaranya statusnya kurang, 15 persen kurang sekali dan sedang hanya 31 persen saja." ujarnya dalam pidato pengukuhannya berjudul "Kebugaran dan Kesehatan bagi Kesuksesan Hidup Sepanjang Hayat".

Karenanya jika status kebugaran jasmani siswa itu digunakan sebagai indikator rendahnya status kebugaran jasmani masyarkat kondisi tersebut tidak mustahil berdampak pada problem kesehatan masyarakat. Pasalnya kata dia, berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung, diabetes melitus, dan ateriosclerosis atau penyakit kardiovaskuler lebih disebakan karena kurangnya kebugaran jasmani tersebut.

Senin, 19 April 2010

Penderita "Angin Duduk" Jangan Hanya Dikerok [Serangan Jantung] Akut]


Sumber; Republika, Sabtu, 17 April 2010

Smaller

Penyakit "Angin duduk" yang dikenal di masyarakat sebetulnya merupakan serangan jantung akut yang mengakibatkan sesak napas. Namun masyarakat menganggapnya masuk angin sehingga penderita hanya dikerok. Padahal seharusnya apabila ada orang yang mempunyai gejala seperti itu segera dibawa ke pelayananemergency terdekat.

Hal itu dikemukakan Spesialis Jantung RSUP Dr Sardjito dr Nahar Taufiq, SpJP(K) dalam presentasinya berjudul "Pelayanan Jantung RSUP Dr Sardjito Menuju Pelayanan Bertaraf Internasional" dalam rangka HUT RSUP Dr Sardjito ke-28, di Gedung Diklat RSUP Dr Sardjito, Sabtu (17/4).

''Gejala orang yang mengalami serangan jantung itu seperti sindrom masuk, banyak keluar keringat, dan harus duduk karena mengalami sesak napas. Sehinggga biasa disebut "angin duduk" dan hanya dikerok,'' kata dia.

Akibatnya, banyak pasien yang mengalami serangan jantung terlambat dibawa ke rumah sakit yaitu lebih dari 12 jam. Padahal seharusnya pasien yang mengalami serangan jantung harus segera dibawa ke rumah sakit kurang dari 12 jam agar penanganannya lebih optimal dan hasilnya lebih baik. Sebelum dibawa ke rumah sakit penderita yang mengalami serangan jantung bisa diberi obat aspirin 100-300 miligram dengan cara dikunyah.

Menurut Nahar, pasien jantung di RSUP Dr Sardjito terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2009, kasus baru serangan jantung akut atau Acute Coronary Syndrome (ACS) sebanyak 552 orang. Sekitar 20 persen dari kasus tersebut dibawa ke rumah sakit sudah lebih dari 12 jam dari onset serangan jantung (saat awal terjadi serangan jantung). Sedangkan di Singapura pasien serangan jantung akut yang dibawa ke rumah sakit lebih dari 12 jam hanya sekitar 16 persen.

Minggu, 18 April 2010

Titik Erotis di Tubuh Pria


Oleh: Fitri Yulianti [Okezone, Sabtu, 17 April 2010]

Tubuh pria memiliki banyak zona seks sensitif yang mampu melipatgandakan kepuasan seksual. Menyentuh dan menggoda zona tersebut dengan seluruh indra Anda akan membawa Anda berdua pada surga kenikmatan.

Gairah tersembunyi ini bahkan kerap tidak dimengerti pria atau kalaupun mengerti, mungkin ia tidak memberi Anda petunjuk agar Anda bisa menemukannya sendiri, lewat eksperimen. "Ini adalah beberapa tempat di tubuhnya yang sangat hot, sarat berisi saraf sensitif ketika dirangsang," kata Patti Britton PhD, seksolog klinis berbasis di Los Angeles dan penulis "The Complete Idiot's Guide to Sensual Massage".

Berikut, panduan untuk Anda mampu menggelitik saraf kenakalannya beserta serangan yang siap memicu gairahnya, seperti diulas Cosmopolitan.

Sisi luar bibir bagian bawah

Mulut pria adalah zona erangan yang nyata. Ciuman pada bagian antara bibir luar dan dagu bawahnya akan membawa kesenangan baginya. Sementara berciuman, hisap bibir bawahnya ke dalam mulut Anda. Gunakan pula ujung lidah ke atas dan ke bawah untuk menggodanya.

"Gerakan itu akan merangsang seluruh zona erotis dengan cara yang sangat menggoda, yang akan menempatkan dia pada garis erotis," kata Lou Paget, pendidik seks dan penulis “The Big O”. "Dan dengan menjaga bibir bawahnya dalam mulut Anda, Anda memperbesar sensasi itu, seakan-akan ada arus listrik yang menembak dari mulutnya langsung ke bagian tubuh sensitifnya yang lain,” tambahnya.

Bagian depan leher

Wanita cenderung fokus memainkan lidah di antara telinga pria, padahal ada titik rangsangan yang tak kalah hebat, yakni jakun. "Tiroid, kelenjar berbentuk kupu-kupu di tengah leher depannya, berhubungan erat dengan organ seks, menurut pengobatan Cina kuno," kata refleksiologis Master Mantak Chia sekaligus penulis “Seksual Reflexology”. Tambahkan kesenangan foreplay dengan jilatan membentuk lingkaran di jakunnya.

Di bawah pergelangan kaki

Telah dipelajari bahwa di tengah-tengah antara tumit dan tulang pergelangan kaki adalah titik yang memiliki potensi gairah seks yang besar, jelas Laura Norman, penulis “Feet First”. "Tempat ini terkait dengan organ seks. Menekan bagian ini akan melepaskan energi, menghasilkan perasaan senang," tambah Norman.

Lakukan percintaan dalam posisi woman on top sehingga Anda bisa mengendalikan titik di bawah pergelangan kakinya. Ketika Anda merasa pasangan semakin dekat dengan klimaks, cengkeram pergelangan kakinya dan tekan setiap titik nadi selaras dengan irama serangan Anda

Jumat, 16 April 2010

TV 3D Berbahaya Bagi Ibu Hamil, Lansia dan Pemabuk


Sumber: Fino Yurio Kristo - Detikinet

Era televisi 3D sudah di depan mata. Produsen besar seperti Samsung atau Panasonic mulai menggelontorkan televisi 3D andalan. Namun tampaknya tak semua orang bisa menikmati kedahsyatan televisi 3D.

Samsung Australia merilis panduan kesehatan khusus kala melihat televisi 3D. Khusus bagi ibu hamil,lansia, penderita penyakit serius atau mereka yang sedang mabuk disarankan tidak menonton televisi 3D Samsung demi alasan kesehatan. Anak-anak dan para remaja pun sebaiknya diawasi saat sedang menyaksikan tayangan televisi 3D.

Vendor asal Korea Selatan ini menyatakan, melihat video 3D antara lain dapat bikin pusing, disorientasi, atau mata lelah. Jika pemirsa merasa pening, sebaiknya berhenti dulu melihat televisi sampai sekitar satu setengah jam.

Cukup beralasan panduan itu dirilis. Seorang dokter di Amerika Serikat bernama Dr Norman Saffra menyatakan, masuk akal jika lansia, ibu hamil dan pemabuk tak boleh melihat 3D. Sebab mereka berisiko jatuh dan cedera karena pusing sesudah melihat tayangannya.

Lebih lanjut, Samsung juga menyarankan agar televisi 3D diletakkan di lingkungan yang aman untuk meminimalisir risiko. Meski sedikit berlebihan, panduan yang diberikan Samsung dinilai perlu sebagai tindak pencegahan.