My Family

My Family
Palembang, Mei 2013

Sabtu, 17 Maret 2012

Asuhan Keperawatan Glaukoma

A group of disorders, glaucoma is characterized by high intraocular pressure (IOP) that damages the optic nerve. Glaucoma may occur as a primary or congenital disease or secondary to other causes, such as injury, infection, surgery, or prolonged topical corticosteroid use.Primary glaucoma has two forms: open-angle (also known as chronic, simple, or wide-angle) glaucoma and angle-closure (also known as acute or narrow-angle) glaucoma. Angle-closure glaucoma attacks suddenly and may cause permanent vision loss in 48 to 72 hours (Mills, 2006). 


Read More or Download [PDF]



Minggu, 12 Februari 2012

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN POST-OPERASI DI IRNA BEDAH RUMAH SAKIT DR. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG

Oleh:

Sumitro Adi Putra, Lukman*
* Politeknik Kesehatan Palembang  Jurusan Keperawatan

 

ABSTRAK

Luka adalah hilang atau rusaknya sebagian jaringan tubuh. Luka operasi dapat mengalami dehisensi atau infeksi yang disebabkan antara lain oleh faktor lokal seperti pendarahan, infeksi luka, jahitan kurang baik dan teknik operasi yang kurang baik dan faktor lain seperti keadaan umum kurang baik, karsinomatosis dan usia lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyembuhan luka pada pasien post-operasi di Irna Bedah Rumah Sakit Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Menggunakan rancangan cross sectional, dengan 30 orang sampel, yang ditarik secara accidental sampling dan uji statistik yang digunakan adalah Chi-square. Delapan puluh persen responden adalah laki-laki, dan sebanyak 43,3 % berusia antara 18 – 60 tahun. Lama hari rawat; 6 hari sebesar 6,7%, 7 hari sebesar 5 6,7% dan lama rawat 8 hari sebesar 36,7%. Rata-rata lama hari rawat pasien dengan jenis operasi sedang adalah 7 hari. Ada hubungan signifikan antara hemoragi (p= 0.009), edema (p= 0.002), benda asing (p= 0.002), penumpukan drainase (p= 0.008), dan penanganan jaringan (p= 0.030) dengan penyembuhan luka post-operasi. Sementara itu, tidak ada hubungan signifikan antara usia (p= 0.682) dan stresor luka (p= 0.103) dengan penyembuhan luka post-operasi di Irna Bedah Rumah Sakit Dr. Mohammad Hoesin Palembang Tahun 2005. Perlu dilakukan pemantauan terhadap luka operasi, agar dapat dideteksi sedini mungkin keadaan yang dapat memperburuk penyembuhan luka dan dapat menentukan tindakan yang tepat untuk mengatasinya. Penanganan jaringan pada saat perawatan luka harus memperhatikan prinsip aseptik sehingga kemungkinan terjadinya infeksi pada luka dapat dicegah. Bagi petugas, perlu diupayakan pendidikan dan pelatihan bagi perawat tentang perawatan luka, sehingga pengetahuan dan kemampuan perawat dalam memberikan asuhan memadai.

Keywords : Pembedahan, penyembuhan luka, perdarahan, infeksi

 

ABSTRACT

Wound is losed or damaged some of body tissue . Wound from operation can be the dehisensi or infection that caused by local factor like haemorrahage, infection, unfavourable of stitching or operation technique and the other factors, like unfavourable generality, karsinomatosis and old age. The purpose of this study is to know the relation factors with wound healing of patient post-operation on The Hospital of Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Using cross sectional study, with 30 sampels, what is pulled by accidental sampling and the statistic test by Chi- Square. From This study get Eighty percents responder is men, and 43,3% among 18 - 60 years. Length of stay (LOS) 6 days is 6,7%, 7 days is 56,7% and 8 days is 36,7%. mean of LOS the patient with the type operate for the medium is 7 days. There are relations signifikan between hemoragi (p= 0.009), oedema (p= 0.002), foreign object (p= 0.002), drainage heaping (p= 0.008), and network handling (p= 0.030) with wound healing of post ­operation. Behind that, there arent' relations signifikan too, between age ( p= 0.682) and wound stresor (p= 0.103) with wound healing of post-operation at IRNA Bedah in Dr. Mohammad Hoesin Hospital on Palembang at year 2005. Base of this study, the suggestion are require to be conducted by monitoring to wound healing, so can be detected early possible circumstance which can make worse the wound healing and can determine the correct action to overcome, prevent the infection with the aseptic principle while treatment wound tissue, require to be strived by education and training for nurse about wound care, so it can improve  the knowledge and nurse ability in implementation.

 

Key Words:  Operating  procedures, wound healing, hemoragi, infection

File: [PDF]


Sabtu, 28 Januari 2012

PENGARUH INTERVENSI ZIKIR ASMAUL HUSNA TERHADAP KECEMASAN KLIEN SINROM KORONER AKUT DI RSUP DR MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG

Lukman, S.Kep., Ns., MM., M.Kep
Mohammad Rizki Akbar, dr., M.Kes., Sp.JP
Kusman Ibrahim, S.Kp., MNS., Ph.D

Abstrak

Penyakit jantung merupakan penyebab pertama kematian di dunia, salah satunya adalah Sindrom Koroner Akut (SKA). Salah satu masalah klien SKA yang dirawat di rumah sakit adalah kecemasan. Tingkat kecemasan klien SKA sedang sebanyak 12,3% dan berat sebanyak 21,0%, peningkatan gejala kecemasan sebesar 33,2% dan hanya 40% diantaranya yang mendapat pengobatan. Intervensi terhadap kecemasan yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan psikologi dan spiritual masih sangat terbatas. Penelitian yang berbasis agama diperlukan untuk memastikan intervensi yang dilakukan bermanfaat bagi klien, salah satunya adalah intervensi Zikir Asmaul Husna (ZAH).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi ZAH terhadap kecemasan klien SKA di RSUP dr Mohammad Hoesin Palembang. Desain yang digunakan adalah Quasi Exprimental dengan pendekatan Pretest-Posttest Control Group Design. Jumlah sampel sebanyak 42 responden yang diambil menggunakan number random trial, dibagi menjadi 19 responden dalam kelompok intervensi dan 23 responden dalam kelompok kontrol. Intervensi ZAH disuarakan oleh Haddad Alwi dan Ary Ginanjar Agustian, diberikan menggunakan media headphone selama 20 menit. Pengukuran kecemasan menggunakan State Trait Anxiety Inventory (STAI). Uji beda rerata kecemasan menggunakan Independent t test dan Mann-Whitney.

Hasil penelitian mendapatkan sebagian besar diagnosis responden adalah STEMI; 63,2% pada kelompok intervensi, dan 73,9% pada kelompok kontrol. Sebagian besar jenis kelamin responden adalah laki-laki; 63,2% pada kelompok intervensi, dan 78,3% pada kelompok kontrol. Usia rerata pada kelompok intervensi 54,84 tahun (7,654), dan 52,57 tahun (11,735) pada kelompok kontrol. Rerata kecemasan pada kelompok intervensi ZAH; sebelum intervensi 53,16 (4,925), setelah intervensi 43,00 (5,676), dan rerata perubahan antara sebelum dan setelah 18,83 (7,915). Sedangkan rerata kecemasan pada kelompok kontrol; sebelum intervensi 50,35 (6,739), setelah intervensi 49,35 (6,899), dan rerata perubahan 2,235 (1,825). Terdapat perbedaan yang bermakna rerata kecemasan antara kelompok yang diberikan intervensi ZAH dengan kelompok kontrol (p= 0,002). Dan terdapat perbedaan rerata perubahan kecemasan antara kelompok yang diberikan intervensi ZAH dengan kelompok kontrol (p= 0,001).

Simpulan, intervensi ZAH berpengaruh terhadap kecemasan klien SKA. Implikasi dari hasil penelitian ini, Zikir Asmaul Husna dapat dipertimbangkan dan dipergunakan sebagai terapi komplementer untuk menurunkan kecemasan klien, khususnya klien SKA. Intervensi ZAH juga dapat digunakan sebagai alternatif intervensi (trial) pada penelitian lanjutan untuk mengatasi masalah kesehatan seperti kecemasan dan nyeri.

 

Kata Kunci: Zikir Asmaul Husna, Kecemasan, Sindrom Koroner Akut, Klien, Palembang


Download:

Cover

Abstrak

Latar Belakang

Simpulan dan Saran

Daftar Pustaka

Daftar Riwayat Hidup

Kamis, 19 Januari 2012

Hasil Evaluasi Askep Endokrin STIKM Palembang

Selamat dan sukses atas keberhasilan Saudara mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Keperawatan Medikal Bedah I (Asuhan Keperawatan Endokrin) pada STIK Muhammadiyah Palembang. Bagi yang belum berhasil belajar, berusaha, bersemangat, dan berdoalah untuk keberhasilan Anda dan orang-orang yang kamu cintai. Daftar Nilai lihat dan download disini.
Wass

Hasil Evaluasi PDK PSIK Universitas Sriwijaya

Buat temen-temen mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sriwijaya yang mengambil mata kuliah Pendidikan Dalam Keperawatan (PDK). Selamat atas keberhasilan Anda menyelesaikan mata kuliah tersebut, bagi yang belum puas dan belum hasil tetap belajar dan semangat. Daftar Nlai DOWNLOAD disini.
Wass

Senin, 02 Januari 2012

TUGAS KELOMPOK D3 KEPERAWATAN PERDHAKI [KELAS KHUSUS]


Buat teman-teman yang sedang Mengikuti pendidikan D3 Keperawatan Kelas Khusus STIK Perdhaki Palembang Tahun Akademik 2011/2012, TUGAS KELOMPOK untuk Mata Kuliah ASUHAN KEPERAWATAN HEMATOLOGI dapat dilihat [DOWNLOAD] disini.

 

Selamat bekerja, semoga hasilnya maksimal

Sabtu, 06 Agustus 2011

Nilai KMB I STIK Perdhaki Palembang

Selamat dan sukses telah mengikuti Evaluasi Mata Kuliah KMB I, download daftar nilai KMB I disini. Bagi yang belum berhasil jarang menyerah, teruslah berusaha sebaik mungkin.