My Family

My Family
Palembang, Mei 2013

Minggu, 26 Agustus 2012

Resepsi Pernikahan Husni Azizan dengan Julia Citra, 22 Agustus 2012

Resepsi pernikahan Husni Azizan bin Dainuri dengan Julia Citra binti Lakoni dilangsungkan di Semingin Jaya (Dusun VIII) Desa Pulau Gerongang Kec. Pedamaran Timur Kab OKI, 22 Agustus 2012. Resepsi diawali dengan kedatangan rombongan mempelai laki-laki dari Desa Pancawarna (SP3) Kayu Labu dengan membawa Bangking. Resepsi dihadiri oleh Kepala Desa Pulau Gerongang Bpk. Syamsul Bahri beserta rombongan. Para undangan antara lain datang dari Desa Sungai Bungin Kec Pakalanlampam Kab OKI, termasuk dari Palembang dan Jakarta yang merupakan keluarga besar dari Husni Azizan.




























Senin, 20 Agustus 2012

Upacara HUT Kemerdekaan RI Poltekkes Palembang


Politeknik Kesehatan Palembang memperingati Hari Ulag Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT-RI) ke-67 dengan pelaksanaan upacara bendera yang dilaksanakan di Jurusan Keperawatan Palembang. Upacara dipimpin langsung oleh Direktur Poltekkes Palembang, ibu drg. Hj. Nur Adiba Hanum, M.Kes, yang juga dihadiri oleh Bpk Edy Susanto, SKM.,M.Kes, Bpk Muhammad Taswin, S.Si.,Apt.,M.M, dan Bpk  H. Sulaiman, S.Pd.,SKM.,M.Pd.,M.Kes selaku pembantu direktur I, II, dan III.

Upacara kali ini di pusatkan di  Jurusan Keperawatan Poltekkes Palembang Jl. Merdeka 76-78 Palembang, yang diikuti oleh Jurusan Kebidanan, Jurusan Farmasi, Jurusan Keperawatan Gigi, Jurusan Analis Kesehatan, dan Jurusan Gizi.

Setelah upaca HUT Kemerdekaan RI ke-67 diadakan pertemuan antara seluruh Dewan Dosen dan Staf Jurusan Keperawatan dengan Direktur Poltekkes yang didampingi oleh Pembantu Direktur II dan Pembantu Direktur III Poltekkes Palembang. Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk menanggapi aspirasi dari salah satu dosen Jurusan Keperawatan tentang ide tunjangan hari raya (THR) untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1433 H. Pada penjelasan dan tanggapannya ibu Direktur mengatakan bahwa tidak ada peraturan yang mendukung dan memungkinkan untuk direalisasikannya THR, dengan bentuk dan sebutan apapun. Juga disampaikan bahwa Ketua Jurusan di lingkungan Poltekkes Palembang telah diberikan kebebasan untuk mengembangkan kreativitas dalam upaya mensejahterahkan stafnya, sebagaimana yang sudah dilakukan oleh beberapa jurusan yang ada. (luk/Agus2012)





















Kamis, 16 Agustus 2012

Yudisium Jurusan Keperawatan Poltekkes Palembang 2011/2012 [Angkatan 42)


Yudisium Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Palembang tahun akademik 2011/2012 dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2012. Sebelumnya, sebagaimana arahan Ketua Jurusan Keperawatan Bpk. H. Ridwan, S.Pd.,SKM.,M.Kes bahwa beberapa mahasiswa yang masih memliki nilai D bisa dinyatakan lulus pada Yudisium. Dasar tersebut dijadikan pedoman penilaian oleh bagian akademik, khususnya unit evaluasi  dalam melakukan rekapitulasi penilaian untuk difinalisasi pada rapat Yudisium.

Yudisium diawali dengan rapat yang dibuka langsung oleh Ketua Jurusan Keperawatan, dilanjutkan dengan pengarahan oleh Bpk H. Sulaiman, S.Pd.,SKM.,M.Pd.,M.Kes selaku dosen Jurusan Keperawatan yang juga Pembantu Direktur III Poltekkes Palembang. Pada pendahuluannya Kajur Keperawatan memaparkan jumlah mahasiswa yang aktif pada semester VI berjumlah 93 orang.

Pada proses pembahasan ternyata merujuk pada Buku Pedoman Penilaian dari Pusdiknakes-Badan PPSDM Kesehatan 2010, syarat lulus yudisium tidak ada mata kuliah dengan nilai D. Sehingga diputuskan bahwa Yudisium tahun akademik 2011/2012 dilakukan dalam dua angkatan, yakni angkatan I dengan jumlah peserta yang dinyatakan lulus sebanyak 85 orang (91,40%) dengan IPK tertinggi 3,85 diraih oleh Ayu Sekar Sari dan IPK terendah 2,87, dengan rerata IPK 3,23. Dibandingkan dengan tahun akademik 2010/2011, IPK tertinggi lulusan tahun 2011/2012 mengalami peningkatan dari sebelumnya 3,6 demikian yang disampaikan oleh Kajur Keperawatan Palembang. Juga disampaikan bahwa ada 12 orang Lulusan yang meraih Predikat “dengan pujian”. Pada Yudisium kali ini juga diberikan Piagam kepada tiga orang mahasiswa dengan IPK tertinggi yakni Ayu Sekar Sari IPK 3,85, Sosya Mona Seprianti IPK 3,75, dan Lusy Rachmawaty IPK 3,74.

Bagi mahasiswa yang belum lulus atau masih ada nilai D, diberikan kesempatan untuk mengadakan perbaikan sampai dengan tanggal 24 Agustus 2012 dan akan Yudisium. Rapat Yudisium kali ini juga mencatat, bahwa salah seorang dosen yakni ibu Luci Fransisca S, S.Kep.,Ns.,M.Kep  menyerahkan proses penilaian untuk mata kuliah Konsep Dasar Keperawatan (KDK) terhadap mahasiswa yang belum lulus kepada Ketua Jurusan dan Pengelola Pendidikan.

Diharapkan kepada mahasiswa yang belum lulus dapat memanfaatkan waktu untuk mengadakan perbaikan, sehingga bagi yang lulus dapat dilakukan Yudisium II pada tanggal 24 Agustus 2012. Pada tanggal 27 Agustus 2012 akan dilaksanakan Yudisium bersama di Direktorat Poltekkes Palembang. Wisuda akan dilaksanakan pada tanggal 6 September 2012 yang akan diawali dengan Gladi Bersih pada tanggal 3 September 2012, bertempat di Ogan Permai Indah Center (OPI), demikian yang disampaikan oleh Bapak Sulaiman, S.Pd.,SKM.,M.Pd.,M.Kes pada sambutannya. (luk/Ag2012)



























Sabtu, 11 Agustus 2012

Hasil UAS KMB III D3 Stikes Muhammadiyah Palembang 2012

Selamat dan sukses atas keberhasilan teman-teman mahasiswa sekalian, yang telah menyelesaikan mata kuliah KMB III, khususnya Askep THT-Wicara dan Askep Muskuloskletal. Daftar nilai dapat diDOWNLOAD disini. Semoga apa-apa yang sudah didapat baik melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab serta hasil presentasi kelompok dapat bermanfaat bagi praktik keperawatan Indonesia. Teruslah belajar baik formal maupun informal untuk memperkaya skill dan kompetensi Saudara.

Jumat, 10 Agustus 2012

Sleep Deprivation in Healthcare

Sejak tahun 1985 hingga tahun 2007 petugas kesehatan yang mengalami durasi tidur pendek per hari, meningkat dari 28% menjadi 32%. Durasi tidur yang pendek 52% dilaporkan oleh petugas shift malam. Kurang tidur dapat mengganggu kinerja dan meningkatkan risiko melakukan  kesalahan dan cidera. Kesalahan yang dibuat oleh petugas kesehatan yang lelah dapat membahayakan pasien. Selain itu, kurang tidur membahayakan pekerja dan orang lain. Sebesar 20% diperkirakan kecelakaan kendaraan yang dikaitkan dengan mengemudi mengantuk (Caruso, 2012).

Dibawah ini artikel lengkap yang dilaporkan oleh Claire C. Caruso, PhD, RN.
A growing number of healthcare workers suffer from sleep deprivation and fatigue. From 1985 to 2007, the percentage of healthcare workers reporting 6 or fewer hours of sleep per day (a level considered by sleep experts to be too short) rose from 28% to 32%.
This trend toward shorter sleep has several likely explanations. Healthcare workers typically work off-shifts and long hours to provide vital services to society around the clock. These demanding schedules can lead to difficulties with sleep because of the need to sleep at irregular times and at times that are out of phase with normal circadian rhythms. This misalignment of sleep with circadian rhythms leads to trouble with falling asleep, more arousals during sleep, and early awakenings leading to poorer sleep quality and shorter sleep duration. Furthermore, sleep duration may be shortened by insufficient time between work shifts and the competing demands of work and personal life. Economic pressures could force healthcare workers to seek second jobs, extra shifts, or longer hours, leaving even less time for them to sleep.
Healthcare workers often lack knowledge about the importance of sleep because the topic is rarely covered in their education programs.Without this knowledge, healthcare workers may mistakenly curtail their sleep to fit other activities into their schedules. Short sleep duration is reported by 52% of night shift healthcare and social assistance workers.
According to a 2011 American Nurses Association Health & Safety Survey, the top concerns of 74% of registered nurses were stress and overwork.[4] An alarming 10% of respondents had experienced a vehicle crash that was believed to be a consequence of shift work and fatigue.